taken from The Prophet
When love beckons to you follow him,
Though his ways are hard and steep.
And when his wings enfold you yield to him,
Though the sword hidden among his pinions may wound you.
And when he speaks to you believe in him,
Though his voice may shatter your dreams as the north wind lays waste the garden.
For even as love crowns you so shall he crucify you.
Even as he is for your growth so is he for your pruning.
Even as he ascends to your height and caresses your tenderest branches that quiver in the sun
So shall he descend to your roots and shake them in their clinging to the earth.
Like sheaves of corn he gathers you unto himself.
He threshes you to make you naked.
He sifts you to free you from your husks.
He grinds you to whiteness.
He kneads you until you are pliant
And then he assigns you to his sacred fire,
that you may become sacred bread for God’s sacred feast.
All these things shall love do unto you
that you may know the secrets of your heart,
and in that knowledge become a fragment of Life’s heart.
But if in your fear you would seek only love’s peace and love’s pleasure,
Then it is better for you that you cover your nakedness and pass out of love’s threshing-floor,
Into the seasonless world where you shall laugh, but not all of your laughter,
and weep, but not all of your tears.
Love gives naught but itself
and takes naught but from itself.
Love possesses not nor would it be possessed;
For love is sufficient unto love.
When you love you should not say, “God is in my heart,”
but rather, I am in the heart of God.”
And think not you can direct the course of love,
if it finds you worthy, directs your course.
Love has no other desire but to fulfil itself.
But if you love and must needs have desires,
let these be your desires:
To melt and be like a running brook that sings its melody to the night.
To know the pain of too much tenderness.
To be wounded by your own understanding of love;
and to bleed willingly and joyfully.
To wake at dawn with a winged heart and give thanks for another day of loving;
To rest at the noon hour and meditate love’s ecstasy;
To return home at eventide with gratitude;
And then to sleep with a prayer for the beloved in your heart
and a song of praise upon your lips
Makan
Topik hari ini adalah MAKAN !! Sekarang udah nyaris makan siang nih, setengah jam lagi lah. Barusan gue ngemil biskuit bayi S.U.N. yg madu & susu, enak loh. Gue doyan ngemil, dan selama cemilannya masuk di kerongkongan gue, pasti akan gue lahap. Hmm, kok sounds like a barbarian yah ? Hehehehe, gimana yah, i love eating.
Kayak tadi pagi, gue makan Kellogs Frosties pake susu coklat. Eh, gak berapa lama gue udah berasa laper lagi, jadilah gue ke kantin kantor and makan bubur kacang ijo & ketan item. Tapi, ternyata makanan2x itu cuma bisa ngeganjel beberapa saat krn saking gak tahannya, gue makan biskuit bayi itu.
Gue emang susah banget untuk nahan gak ngemil, makanya lemari kantor gue buanyaaaaak banget cemilannya. Jadi kadang gue bisa seharian gak makan besar krn udah kekenyangan ngemil. Tapi, gue gak pernah nyimpen cemilan di kamar, soalnya gue tau, kalo ada cemilan, gue pasti gak akan berhenti ngunyah dan akibatnya, badan gue yg udah gemuk ini akan jadi makin gemuk krn abis makan pasti langsung tidur.
I just love eating so much, makanya daripada gue diet ketat gak makan ini itu, sementara I only live once, jadinya gue hanya berusaha untuk ngurangin makan. Selama 3 minggu ini sih, gue udah sukses ngejalanin program makan yang terakhir setiap harinya itu jam 4 sore. Awalnya sih gak sengaja gitu, tapi ternyata, setelah 3 minggu baru sadar kalo ternyata memang cemilan gue yang terakhir itu selalu jam 4 sore. Kalo wiken, gue masih tetep makan malem, soalnya mommy’s cooking itu bener2x gak ada duanya di dunia ini. But i don’t call this as a diet program, krn gue gak pernah being picky in eating (as long as it’s edible, i’ll do good)
Anyway, 10 menit lagi mau makan siang nih. Tapi, gue mau nonton Silet dulu di RCTI. (hmm, sebenernya gue ini digaji untuk kerja apa nonton tivi yah ?)
Euthanasia
Gue tadi pagi nonton talk show di Metro TV yg ngebahas euthanasia. Pendapat gue pribadi, kalo memang ada yg mau melaksanakan hal itu, gue tidak akan against them. Memang kasarnya bisa dibilang is a polite way in killing one human soul, tapi harus dilihat juga secara keseluruhan dari kasus itu. Bisa saja, keluarga yang merawat si pasien yang sudah terbaring koma sekian lama begitu capek baik secara mental dan fisik, sementara tidak ada perkembangan berarti dari si pasien. Atau bisa saja, mereka ingin si pasien ingin supaya hidupnya menjadi lebih tenang di alam baka, sehingga tanpa perlu menunda lebih lama lagi atas ketergantungannya terhadap mesin2x yang selama ini membuatnya bertahan hidup, maka dilakukanlah euthanasia. Atau bisa saja, mereka sudah tidak memiliki dana untuk merawat si pasien lebih lama lagi.
Jika dilihat dari norma sosial yang ada di masyarakat, hal ini pasti akan mendapat protes yang cukup keras. Tapi, apakah masyarakat itu mengalami secara langsung segala kejadian yang berhubungan dengan si pasien ? TIDAK Dan apakah masyarakat menyumbang untuk biaya perawatan si pasien yang pastinya menghabiskan dana berjuta-berjuta, bahkan mungkin belasan atau puluhan juta ? TIDAK, kecuali memang ada lembaga yang berinisiatif untuk menggalang dana bagi si pasien, seperti dalam kasus Sukma Ayu yg dikoordinir oleh rekan2x sesama selebriti. Masyarakat dalam hal ini hanya bisa mengeluarkan pendapat tanpa bisa menempatkan diri dalam posisi si keluarga pasien, yang tak jarang penilaian & pendapat mereka atas para keluarga yang ingin melakukan euthanasia terkesan keras, tanpa memberikan satu solusi yang bermanfaat. Apa masyarakat tidak kasihan atau tidak tahu, bahwa pasien yang koma itu sebenarnya masih bertahan hidup karena bantuan mesin2x di rumah sakit, sehingga theorically, they’re already dead ?
Memang benar, jika disangkutpautkan dengan agama, pasti akan bertentangan dengan apa yang tertulis di dalam kitab suci agama apapun yang ada di dunia ini dan sudah jelas, bahwa akan banyak ustadz, pendeta, bhiksu atau ahli agama manapun yang akan menentang secara tegas euthanasia ini. Tapi jangan pernah lupa, bahwa Allah itu Maha Mengetahui. Tuhan pasti tahu alasan apa yang melatarbelakangi adanya pelaksanaan euthanasia ini, dan Allah itu Maha Pengampun, sehingga dia pasti akan mengampuni kita, makhluk ciptaan-Nya yang telah melakukan euthanasia tersebut. Allah pasti tahu, bahwa kita, dalam hal ini keluarga pasien telah bersabar dan berserah diri terhadap Allah yang Maha Kuasa, dan pastinya telah berusaha semaksimal mungkin untuk menghadapi segala macam cobaan dan ujian kehidupan dari-Nya. Namun, seperti yang tertulis dalam surat Al Baqarah : 286, bahwa Allah SWT tidak pernah mencoba manusia diluar kemampuannya, jadi mungkin saja euthanasia adalah salah satu jalan yang diberikan Allah untuk mengatasi cobaan yang diberikan. Mungkin gue terlalu mengada-ada and just make up a good excuse why it should be allowed, but it’s what I think.
Gue yakin, gak semua orang akan setuju akan pendapat gue, dan gue pasti akan didebat sama orang2x yang kontra atas argumentasi yang gue miliki. Tapi, bukan itu tujuan gue. Setiap orang bebas untuk berpendapat, dan pendapat gue, kalo emang keluarga sendiri yang meminta untuk dilakukan euthanasia, kenapa juga dokter atau pemerintah harus menghalanginya ? Sebenernya sama saja dengan hukuman mati, ya tokh ? Perbedaan yang amat mendasar itu adalah death sentence has been legalized by the government, sementara euthanasia is strictly banned by the government.
Yah, gue hanya bisa berdoa supaya para pasien itu diberi kesembuhan oleh Allah SWT, dan semoga keluarga yang merawat diberi kesabaran super extra dan tetap bertawakal & berserah diri hanya kepada Allah. Jika mereka sudah hampir mencapai puncak dalam menghadapi cobaan-Nya, semoga saja Allah mengabulkan doa mereka dan memberikan yang terbaik, apakah itu meninggal dengan tenang atau mendapat kesembuhan secara bertahap, sehingga mereka tidak perlu meminta euthanasia. Kalau euthanasia memang harus terjadi, semoga saja seluruh keluarga diberi ketabahan, si pasien mendapat tempat yang tenang di sisi Allah dan semoga masyarakat tidak menghujat tindakan mereka.
AMIEN
At first sight
I never see a horizon in my whole life, but when I met you, I’ve seen it. You are my horizon.. -a quote in At first sight-
Last Saturday, I watched At first sight, the movie on TV. Beside Val Kilmer was the leading actor, the movie was very touching and it made me cry in some parts of the movie. Hey, it’s not because I’m being sentimental, but it just so touchy and some of the quotes are meaningful. The story is about a guy, Virgil (Val Kilmer) who get blind cause of cataract when he was a kid. He works in a spa as a masseus and he met a girl, Amy there. With her efforts, she could find a great ophthalmologist and Virgil finally could see again after getting a cataract surgery. He moved to New York with her, and there he worked at a fitness centre. He learn a lot of new things from what he see, though he has to touch it first. Unlike the typical Hollywood movie (maybe because it’s based on true story), he’s starting to lose his sight again and at the end, he goes blind for the second time, and this time is forever. It’s not the ending that makes me sad, but his effort and his philosophy of life that touches me.
There’s one part in the movie where he was strolling around with Amy and when he saw a homeless person, Amy was looking away and he stopped her. He wants her to look at the them and she said “sometimes in this life, you choose what you wanna see.” Well, I guess it’s true. We sometimes blindfolded ourselves when we see less fortunate people wandering on the streets. Homeless person is just one example. There are quite many examples where we choose not to see it.
Another quote from the movie that I could remember (perhaps not exactly the same words yah). It said “You have to look with your heart, not just see them with your eyes”. I think, it’s quite a difficult thing to do with people these days, especially the so-called-big city-people, cause they couldn’t careless with other people, and having a negative thinking about people in this era is one thing you need to do. I would lie to you (to myself, mostly) if I said I always look a person completely, not just from the surface. And I would definitely lie if don’t have a bad thought about people that I meet, or even people that I just heard the story of. Yeah, there are few people who still has a pure heart, always look at the person completely, even for the first time, and even for a stranger. Needless to say, my mom is the great example for this one. I wish I could be like her in looking at people, but trust is something which is so expensive and I shouldn’t be so royal in spending on it.
At the end of the movie, I think we need to learn from the blind man, cause they have a white heart. They don’t need eyes to see other people’s face, cause they use their heart. With their heart, they could look inside and see the personality of the person in one whole. They treasure what life is all about, and being so grateful with what they have, although they know they have disability, but they don’t complain much. I think we need to be blind for one period of time, so we could appreciate everything that we have, or at least, imagine ourselves being a blind man.
I learn a new lesson from that movie and it’s a very good one
Mendung nih
Mau tau gak, seharian ini, gue praktis gak kerja apa-apa selain ngutak ngatik cari ilmu tentang blogspot, dari install hit counter, guestbook ampe buat message board and masukin link ke sidebar. Walopun mata gue cukup lelah, tapi menyenangkan banget, sampe gue bela2xin gak makan keluar kantor ama my icon gang krn gue gak mau kelamaan ninggalin komputer demi si blogspot tercinta. Ada sih kerjaan, tapi itu semua bisa dihandle sekedipan mata doang.
Anyway, sekarang udah jam 3.30, bentar lagi, mungkin 15 menit lagi gue balik nih. Mau fitness dulu, trus balik kekost, trus ke kantor kakak gue and pulang ke rumah bareng dia. Ada rencana wiken apa nih ? Gue tadinya malem ini mau ke zoom cafe liat maliq and d’essentials, cuma berhubung teman2xku lainnya pada gak jadi dateng, sutralah nek, batal aja. Liat dia perform entar aja pas javajazz festival aja. Gue seneng dg gaya dia pas manggung, dance-nya itu loh, yg keren banget, dg botak gaul & badannya yg HOT BODS !!
Dah ah, gue mau sholat dulu, trus siap2x mau pulang deh.
Gimme my durian

Mendung nih
Mau tau gak, seharian ini, gue praktis gak kerja apa-apa selain ngutak ngatik cari ilmu tentang blogspot, dari install hit counter, guestbook ampe buat message board and masukin link ke sidebar. Walopun mata gue cukup lelah, tapi menyenangkan banget, sampe gue bela2xin gak makan keluar kantor ama my icon gang krn gue gak mau kelamaan ninggalin komputer demi si blogspot tercinta. Ada sih kerjaan, tapi itu semua bisa dihandle sekedipan mata doang.
Anyway, sekarang udah jam 3.30, bentar lagi, mungkin 15 menit lagi gue balik nih. Mau fitness dulu, trus balik kekost, trus ke kantor kakak gue and pulang ke rumah bareng dia. Ada rencana wiken apa nih ? Gue tadinya malem ini mau ke zoom cafe liat maliq and d’essentials, cuma berhubung teman2xku lainnya pada gak jadi dateng, sutralah nek, batal aja. Liat dia perform entar aja pas javajazz festival aja. Gue seneng dg gaya dia pas manggung, dance-nya itu loh, yg keren banget, dg botak gaul & badannya yg HOT BODS !!
Dah ah, gue mau sholat dulu, trus siap2x mau pulang deh.